Pencak Silat merupakan salah satu kegiatan tambahan yang dilakukan di Kober Al-Istiqomah. kegiataan ini di bimbing langsung oleh seorang guru ahli yang menguasai teknik silat dengan benar sehingga gerakan yang diajarkan kepada murid disesuaikan dengan umur, dan tidak membahayakan bagi murid itu sendiri.
Olahraga Pencak Silat sendiri sangat bermanfaat untuk mengajarkan murid melindungi diri sendiri baik secara fisik maupun psikis. Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh murid saat belajar beladiri Pencak Silat, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan kemampuan fisik dan motoriknya, Kemampuan fisik dan motorik dalam pencak silat menggunakan kekuatan otot dan refleks agar dapat menyalurkan gerakan dengan tepat berbentuk teknik-teknik tangkisan tangan, tendangan serang kaki, dan gerakan langkah, seperti jalan, lari, push up, sit up dan lain sebagainya sangat bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan fisik dan motoriknya agar lebih kuat, trengginas, dan cekatan sehingga anak tidak mudah sakit dan dapat berkembang dengan maksimal. Selain itu gerakan memukul, menendang, melompat, dapat melatih otot-otot dan gerak motorik anak menjadi lebih optimal. Koordinasi gerak tangan dan kaki anak akan semakin cepat dan tangkas. Hal ini dikarenakan dalam pencak silat semua gerakan-gerakan tangan dan kaki menggunakan tehnik, sehingga motorik anak menjadi terlatih dan sigap di saat merespon tindakan orang lain. Latihan fisik menggunakan tehnik dapat melatih kekuatan tubuh anak. Anak-anak yang terbiasa berlatih pencak silat akan memiliki tubuh yang lebih bugar dan lebih sehat.
- Mengembangkan kemampuan moral dan spiritual. Olahraga pencak silat dapat membangkitkan keberanian, kemandirian dan mendidik anak ber kepribadian tangguh. Gerakan memukul, menendang dan menghindar atau bertahan sangat berguna untuk melatih mental anak. Dalam latihan gerakan menggunakan jurus-jurus anak dituntut untuk yakin pada diri sendiri. Saat pertandingan, anak butuh keberanian untuk menghadapi lawan, berani mengambil keputusan kapan harus menyerang dan kapan harus menghindar. Anak juga harus berani mengambil inisiatif untuk mengalahkan lawan lawannya dalam pertandingan. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri anak. Sedangkan kemampuan spiritual dalam pencak silat bisa dilihat dari sikap anak saat latihan pernafasan setiap hari sebelum bermain berfungsi melatih konsentrasi dan ketenangan batin, melatih kepercayaan diri dan yakin akan kemampuan diri sendiri dalam setiap gerakan yang dilakukan.
- Mengembangkan kemampuan kognitif anak yaitu kemampuan memperhatikan, mengamati dan mengingat gerakan-gerakan dalam pencak silat yang melibatkan bagian-bagian tubuh, seperti kepala, tangan dan kaki dalam hal ini butuh pengetahuan bagaimana menyelaraskan gerakan-gerakan pukulan, tendangan dan tangkisan, Mengenal bagian tubuh yang sangat berbahaya jika terkena pukulan atau tendangan. Hal ini disampaikan agar anak-anak tidak dengan mudah memukul atau menendang kepada teman atau orang lain. Hal ini juga dapat untuk melatih kemampuan berfikir anak. Pencak silat juga melatih anak untuk berekplorasi dan berimajinasi. Pencak Silat juga dapat menumbuhkan jiwa patriotisme pada anak. Saat guru mengenalkan arena pertandingan, anak akan berfikir bahwa lawan itu seperti penjahat. Guru memberitahukan kepada anak kalau anak hanya boleh menendang bantal, punching pad, atau bola, dan tekankan kepada anak hanya boleh menendang dan memukul lawan saat pertandingan diluar itu anak sudah mengerti bahwa mereka hanya boleh menendang dan memukul penculik.
- Mengembangkan kemampuan sosial dan emosional. Materi Pencak silat untuk anak usia dini biasanya hanya sebatas melatih kelincahan, kelenturan, dan tehnik dasar serta games. Latihan sparing atau latihan untuk pertandingan untuk anak usia dini biasanya belum dikenalkan, karena anak usia dini masih labil dan belum bisa mengontrol emosi, sehingga dari sisi emosional, dikuatirkan akan mempraktekkan kepada teman sesama. Untuk itu pencak silat untuk anak usia dini lebih ditekankan untuk mendorong anak berkompetisi, misalnya balap lari, melompat, berbaris sambil antri untuk memukul dan menendang punching pad. Anak yang tidak sabar akan menyerobot atau menangis saat kebagian antri di belakang. Disinilah peran pelatih untuk mengingatkan betapa pentingnya mengontrol emosi anak. Berbaris sambil antri memukul dan menendang punching pad juga melatih anak untuk tertib, saling menghargai teman lain, tidak menyakiti teman. Hal ini dapat menjadi pembiasaan yang positif yang dapat anak praktekkan juga dalam kehidupan sehari-hari baik disekolah, rumah maupun dilingkungan.
Pencak silat melatih anak tahan terhadap segala rintangan yang sedang mereka hadapi, sehingga dapat menimbulkan sikap optimis dalam diri anak. Dari segi sosial, berlatih pencak silat sangat baik untuk melatih kemampuan bersosialisasi. Ditempat latihan anak akan bertemu dengan teman, pelatih, bisa juga orang tua teman atau orang lain yang menonton.
Hal ini dapat memberi kesempatan kepada anak untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan mereka untuk meningkatkan kemampuan anak bersosialisasi. Dari uraian di atas dapat di simpulkan bahwa Pencak silat mengandung banyak unsur pembelajaran yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Disamping itu Pencak silat merupakan warisan kepribadian budaya bangsa yang wajib kita lestarikan. dan berikut merupakan potret pelatihan pencak silat Tk-Kober Al-Istiqomah Cibingbin






No comments:
Post a Comment